Surat untuk Fika
January 20th, 2011 § 98 Comments
Dear Fika,
Apa kabarmu cantik? kuharap kau tak terkejut dengan datangnya surat ini. Aku akhirnya memutuskan untuk menulis surat ini untukmu. Entahlah, aku selalu merasa kau pasti bisa membaca suratku, meskipun aku tak begitu yakin apakah ada internet di surga. Tapi bukankah surga adalah tempat dimana semua keinginan bisa terwujud? Ah, sudahlah.. rasanya penyediaan akses internet bukanlah perkara besar untuk Tuhan kan?
Fika sayang,
Saat aku menulis surat ini, aku baru saja pulang kerja. Hmm.. tubuhku terasa letih dan semacam mau rontok, tapi ini tak menyurutkan niatku untuk menulis sepucuk surat cinta untukmu, perempuanku. Oh ya, Fik.. kamu tak perlu khawatir, karena sebelum menulis surat ini, aku sudah makan malam, jadi kau tak perlu pasang muka cemberut, sambil tiba-tiba mematikan laptopku, dan memaksaku untuk makan, seperti yang sering kau lakukan dulu.
Fik..
Semalam, tanpa sengaja aku menemukan rekaman video kita di ponselmu. Aku ingat, waktu itu kita sedang bercanda didalam mobil, sepanjang perjalanan pulang kantor. Aku baru sadar, kalau ternyata saat itu kau merekamnya, seolah-olah saat itu kau sudah tahu, bahwa kita tak lagi punya banyak waktu. Aku terus mengulang-ulang, bagian ketika aku bernyanyi keras dengan suaraku yang tak ramah lingkungan dan mirip kaleng rombeng, namun semua kekonyolanku itu, cukup untuk membuatmu tertawa terpingkal-pingkal sepanjang perjalanan. Aku terus dengarkan dengan seksama rekaman itu, bagaimana lekuk tawamu mengalun, semacam harmoni yang memberikan energi, semua itu sekejap saja membuatku tertegun tanpa sepatah kata, dan tak berapa lama, kusadari mataku sudah berkabut. Aku sungguh merindukanmu, Fik.
Kau tahu, Fik? aku selalu bergelut dengan rindu yang tak berkesudahan. Hal yang selalu tumbuh subur dan bersemi di dalam jiwaku, tapi sejujurnya, aku ternyata cukup bahagia dengan semua itu, akupun sama sekali tak keberatan, jika sekali waktu aku harus menyemai rindu-rindu itu di ladang hatiku. Bahkan aku merasa, rindulah yang selama ini menyatukan kita dalam angkuhnya jarak, begitupula luka, yang membawa kita sampai pada cinta.
Entah mengapa aku selalu berdebar setiap melihat namamu di surat ini. Belum lagi arsir wajahmu, yang seakan sudah membatu di kepalaku. Terkadang aku benci akan pagi, yang selalu memaksaku untuk menyaksikanmu yang tak ada. Sejujurnya, aku lebih suka malam, saat aku bisa sejenak terpejam, dan kembali menemukanmu disana. Kau muncul seperti jantung cahaya, yang berkilauan di atas samudera tenang tanpa gelombang. Ah, sebenarnya aku tak yakin dimana aku sedang hidup saat ini, yang aku tahu, saat ini aku sedang berada pada satu titik, dimana semua terlihat samar-samar, dan satu-satunya yang terlihat jelas adalah kau.
Fika-ku sayang,
Aku masih terus mengunjungi makam dan rumahmu di bogor setiap akhir pekan. Syukurlah, papa sehat-sehat selalu disana, meskipun rambutnya semakin terlihat memutih. Kami sering menghabiskan waktu berdua, sekedar menonton pertandingan sepak bola, ditemani sepiring bihun goreng buatannya. Ah, aku sungguh beruntung punya mertua seperti papamu, Fik. Dia pandai sekali memasak. Oh ya, kau tak perlu cemas soal ayahmu, karena aku pasti akan selalu menjaga orang tua kita, itu janjiku. Oh ya Fik, setiap aku bermalam di bogor, aku suka memandangi kamar kita, yang di sudutnya terdapat setumpuk kado pernikahan yang belum sempat kita buka satu-persatu. Setiap melihat itu, aku hanya mengucap dalam hati, betapa Tuhan terlalu tergesa-gesa.
Fika sayang,
Sebelum tidur, aku ingin mengecup keningmu lewat surat ini. Ayo, sekarang pejamkan matamu sebentar saja, karena aku akan tiba disana memelukmu erat. Selamat malam sayang, selamat tidur perempuanku, aku akan terus menghitung setiap detik yang berkurang, sampai kita dipertemukan kembali.
Suamimu,
Acho
[...] This post was mentioned on Twitter by Ratih Septivita, Ratih Septivita, Runny Anastasya, perempuansore, Muhadkly (Acho) and others. Muhadkly (Acho) said: #30HariMenulisSuratCinta Hari ke-7 "Surat untuk Fika" http://bit.ly/dM74GW by @muhadkly | cc: @perempuansore @PosCinta [...]
Aku jg nulis surat buat teteh diblogku te.. Mudah2han teteh jg baca suratku..
I always miss u teh..
ya ampun acho, merinding bacanya…
nih fiksi kan?
apa untuk istri tercinta?
Gua sih berharap ini fiksi. Tp sialnya, ini kenyataan.
Ha? ini kenyataan? …. waowwwww
kangmas ku harus tau ini *pejer kangmas*
gw selalu salut sm lo..hebat,cho..istri lo wanita paling bahagia..gw yakin fika bahagia ..dengan caranya sendiri
Thanks, Ghe
Gw gak kenal lu, bro. Tapi gw turut berduka yg sedalam2nya. Life is beautiful when you’re keeping smile ~
Gw jempol ama ketulusan dan ketegaran lo bro, semua sdh kehendaknya namun hidup akan terus berjalan hingga masa tlah tiba
Just followed you on twitter. 1st tought, u’re a simply hilarious person. But reading this entry, i knew instantly that you have a beautiful heart as well. Be tough, Brother. Wish for your happiness..
i dunno you, just following you on twitter, but it is really you? so sorry for your wife.. keep strong bro
Nyasar di blog ini gara2 baca twit ente yg di ritwit oleh seorang kawan, posting pertama yg saya baca di blog ini adalah “Tiup lilinnya, dan kumandangkan lagi mimpi-mimpimu” dengan catatan di akhir posting * Peluk hangat untuk istriku tercinta, Fika *
Berhubung saya tidak pernah seumur-umur bikin surat cinta untuk istri, makanya kemudian saya penasaran dengan “Surat untuk Fika”, dan ternyata isinya bukan seperti dugaan awal saya.
Semoga selalu diberikan kesabaran serta ikhlas….salam kenal!
Beruntungnya mbak Fika
orang yang baik, punya suami yang baik
dan Allah sayang sama dia
what a braveheart brother..
speechless gua bro, dibalik semua yg lu alamin lu masih bisa ngehibur kita semua lewat twit² ajaib lu. Lu nyadarin gua untuk lebih bersyukur lg, thx bro. Semoga kebaikan lu dibayar kontan sama allah. Amien
I’ve been following you on Twitter and having your hillarious tweets running around my timelime. And this ‘Surat untuk Fika’ has successfully made me burst into tears.
Acho dear, what a great man you are..
jadi sedih bacanya.
speechless. sebuah pengungkapan rasa sayang dan setia yang sangat indah, sangat dalam. salut, saya sendiri ga yakin bisa seperti anda kalo berada dalam posisi yang sama
salam kenal, bang Acho
saya follow dari twitter, trus mampir ke sini
tulisannya keren2, euy, saya suka, bisa bikin merinding berkaca2..:’(
salut, bang, gak nyangka dari twit2nya
Speechless…. saya pernah nulis soal mas dan mba Fika (almh)
Parahnya saya ketinggalan berita sampai membaca blog ini T_T
Allahummaghfirlaha Warhamha Wa’afihi Wa’fu ‘anha
http://bangsaid.blogspot.com/2010/08/healing-ull-be-healed-mohon-doa-kawan2.html
Thanks Said, iya.. aku ingat tulisanmu itu, Thanks
Acho, my deepest condolences. Semoga beliau mendapat tempat yang layak di sisi-Nya, dan kalian yang ditinggalkannya tetap diberi kekuatan :’)
Thank you, Mol
nice…
satu kata “merinding” bacanya…
I never thought that crazy (in a good way) person I follow on twitter have this kind of story… Always be storng, Acho…
Thanks Chicko
hah, just read this Acho …really sorry for that :’(
yu have a BRAVE heart
Sedih bro bacanya.. Tpi satu yg musti kita selalu pegang, dibalik semua kejadian yang manusia alami,itu rencana tuhan yang bisa membuat manusia selalu membuka mata. Semoga Fika selalu tenang, di surga.
Amin.. thanks, Ram
bisa sampai kesini krn twitnya @aMrazing
Fika pasti sangat bahagia punya suami seperti anda
turut mendoakan yang terbaik untuk fika disana
seriously, aku merinding banget bro. Hope God grant everything that you wish for
kenapa gue cowok tapi nangis bombay gini… >.<
semangat bro…
You should write a book. No, you HAVE to write a book.
*peluk*
Write a book? hmm.. lo harus mulai ngajarin gua kalo gitu Lex
Thanks eniwey.. *peluk*
cintanya luar biasa.. =)
menginspirasi..
Ternyata di balik tweet mas acho yang lucu, ada dunia lain yang begitu sedih. :’)
Tetap tabah ya mas. Pasti Tuhan mempunyai rencana lain yang lebih baik untuk mas Acho. :’)
Thanks Bram, Thanks
Gue tau lo dr tmen gue yg tmennya mb fika, gue baca ritwitannya, dengan niatnya gue buka timeline mb fika, smp akhirnya gue nemu akun lo, gue baca puisi2 lo, gue follow, dan gue ga sangka cho lo trnyt aslinya humoris :’)
Hiks, gue inget banget tuh dulu, Din :’)
mbrebes mili saya bacanya mas..
this is what people called love
Orang yang mampu membuat orang lain tertawa di saat hatinya merintih sedih pasti adalah orang yang luar biasa!
Saya selalu terkikik baca twitnya Acho yang aneh bin ajaib. Takjub rasanya melihat “2 kepribadian” Acho yang berbeda antara di Twitter & Blog ini.
Saya cuma bisa bilang semoga selalu dikuatkan ya,Acho…
Amin.. makasih ya Chika
thanks for such a heart-warming post. sending you lots of virtual hugs from us
chin up, acho!!
wow…..sebuah cinta yg tak termakan oleh waktu…..Tulisan anda sangat menyentuh…semoga senyum selalu menghiasi wajah tegar anda…..
kakak…jangan bosen ya sama kata “tabah”. soalnya aku mau bilang lagi, tabah ya kak acho yang seru dan semangat!
kita senasib,yg sabar ya ,dia pasti sudah bahagia disana
I don’t know you in person, i just followed you on twitter. All your twit always brighten my day and bring big smile to my face. Selalu ada keceriaan disana. But reading your blog… God, you’re such a man with a great heart. Thank you mas, masih bisa berbagi dan selalu berbagi. God surely bless you abundantly. I wish for your happiness.. You deserve
*group hug*
Ternyata, Acho yang berkoar menggeletik punya sebuah kisah yannng…. *ga bisa nerusin kata2* *kesedot ingus sendiri* *ceritanya nangis berkepanjangan selama 2 minggu* anyway be tough ya Acho :’) teruslah menghibur dan teruslah berkarya
gw salut sm lu bro.. gw yakin lu tipe cwo yg setia, terus kan perjuangan mu bro,tetap semangat…
:’) thanks for share such a good story. Best prayer for mbak Fika.
acho atau achong ini tuh
atau jangan-jangan bencong hahahaha si antha ada ada aja!!!
[...] dalam celotehannya yang jenaka, sia punya satu kisah hidup yang seperti ini… http://satumomen.wordpress.com/2011/01/20/surat-untuk-fika/. Kesimpulan yang gue ambil dari seorang Acho. Orang lain ga perlu tau, seberapa susah untuk bangun [...]
asli gw sedih bacanya cho..
kesedihan lo bisa lo tutupin sama twit2 konyol elo. salut!!
It’s really beautiful. I can see so much love
makin yakin, setiap orang yang ceria di twitter, pastinya punya sisi kehidupan yang hampir atau malah totally sebaliknya. saya pun besar kecintaan ke Ayah yang udah gak ada, tapi gak sanggup kalo untuk nulisin kaya gini
fiuh, udah lah, mereka udah gak bisa nemenin lagi disini ~ dan terima kasih atas tweetnya yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata2
HIDUP JOMBLO #eh
kang..izin repost yaa….suwun….
speechless …
sisi humorismu bisa bikin hari menjadi indah dan ceria
dan sisi melowmu juga membuat hari menjadi syahdu utk kembali percaya sama yang namanya cinta….
thanks ya….
(just follow you on twit and being your fans,,,he.he)
-nuzy-
Oh my God… Bener2 gk nyangka. Loe ud dpt ujian ckp berat dan mampu buktikan bhw loe tegar n bjiwa besar. Tetep bsyukur, skr loe punya ribuan temen2 hebat..
Mas acho, pria yang tegar dan benar2 berhati mulia. Salut mas, ,اَللّهُ pasti sampaikan surat mas sα♏α mbak fika. Amienn
semoga almarhumah fika bahagia disana,,diberi rahmat dan limpahan nikmat oleh Allah SWT,asbab suaminya yg selalu mendoakan dan mencintainya….amiiin
speechless
you have a big heart Mr. Acho..
Subhanallah T.T ak bener2 speechless, bg acho hebat bgt ya, ak follower bg acho, suka cekikikan sndiri klo udh bca tweetnya abg, dan stelah skian lama br bca blognya, ga nyangka, isinya semanis dan mengahrukan spt ini, istrinya bg acho psti bgga bgt di atas sana,
subhannalah :’(
Waw…. so amazing letter…
smoga kebahagiaan selalu tercurahkan kepada kalian……
Saya sama seperti org yg cuma kenal dirimu lewat twitter. Dan, cara saya menghibur istri selama ini dengan membacakan twit-twit dikau, brow. Dan, ampuh. Lewat blog ini, saya jadi tahu cara mencintai..Thanks, sob. Saya rasa Fika, istrimu juga tersenyum di sana.
Waw.. Speechless..
Salut buat Mas acho, mencinta istrimu sampai sedalam itu..
Dan salut untuk alm. Mbak fika, yang mampu membuatmu mencintainya, sedalam ini
Saya nangis bacanya
subhanallah,,luar biasa,,saya gak nyangka mas acho.. hikz,, smg ttp tabah dan sll dikuat kan,,, bnr2 salut sm mas acho.. lo hal tergokil yg prnh trjadi dlm hidup gw,,,smg sll diberkahi tuhan
Rasanya yakin sekali, dengan doa dan cinta yang melimpah ini, Fika-nya Acho bahagia di sana :’)
wahh sabar ya mas acho.. ceritanya mengharukan..
sangat menyentuh mas.
semoga diberi ketabahan. Saya yakin istri mas bahagia punya suami seperti mas
Wow.. aseli gue ga tau mesti komen apa cho..
selama ini gue cuman denger dari anak2 doank soal tulisan lo ini,, sampe akhirnya gue baca sendiri surat ini.. dan mgkn reaksi gue sama ama yg komen diatas..
Jadi makin ga sabar gue pengen ketamuan sama lo,, klo gue udeh balik ke Jakarta sempetin waktu lo buat ketemuan sama gue ye bro..
*peluk acho*
Gue baru tau mas acho,dibalik lawakan lo trnyata kesedihan lo dalem bgt..smg almh.mba fika tenang disisiNya,amin
Gw lagi iseng ngetik nama sendiri dan ternyata nemu ni page…
Turut berduka ya, Semoga Fika Anda bisa mendengarnya di Surga. Lewat doa aja, insyaAllah sampai ^^
bner2 menyentuh, nangis pas bacanya,
*terharu*
terharu banget baca tulisan ini :’) sabar ya Acho, suatu saat pasti kalian bersama lagi :’)
Mas acho, tulisannya benar-benar menginspirasi saya akan mantan yang sangat saya sayangi juga :’) bolehkah sepenggal kata-kata nya saya paste didalam surat untuk pacar saya? *ralat, mantan saya ? :’)
: )
aku mampir blog ini lewat twitter dari hasil melirik standup komedy loe bang.. disaat loe bisa ngehibur yang bisa bikin kita ngakak terpingkal-pingkal, ternyata kamu sedang berduka.. aku salut sama loe bang..
salam kenal dari palembang, semoga fika ditempatka disisi yang paling baik disurga ya bang…
sebagai perempuan, saya emang lemah terhadap hal-hal seperti ini. Tapi saya merasakan ketulusan saat membaca kata demi kata yang bang acho buat dengan indah. Saya tidak tahu di dunia ini ada berapa banyak orang seperti bang acho, orang-orang yang menyayangi pasangannya dengan sepenuh hati.
Bang acho, mba fika pasti bahagia. Karena dia punya seseorang seperti bang acho. Jangan kalah melawan perpisahan ya, semoga perpisahan yang ada memberikan sesuatu yang tak terduga untuk bang acho dan mba fika. Sesuatu yang membuat kalian berdua bahagia dan merasa “perpisahan ini memang takdir terbaik yang Tuhan rencanakan untuk kalian berdua”. Amin.
setelah tersenyum membaca twitnya, langsung berubah terharu membaca blog ini, turut berduka ces… semoga beliau mendapt tempat terbaik disisiNya..
Sabarki’ di’…
sungguh saya menangis membaca tulisan ini…
tadinya aku kira kehilangan wanita yang dicintai karena orang lain adalah akhir dunia ini…
dan setelah membaca ini, aku sadar bahwa apa yang aku rasakan hanya sebuah kerikil di pantai yang luas…
terima kasih karena telah membuka mata ini…
bro, semoga engkau tabah dan sabar sampai engkau dipertemukan lagi dengannya…
Asli keren.
may your love have long life last n forever where ever you are…
:’)
mba fika bruntung bgt punya suami kaya masnya…
Nyasar ksni dr beranda facebook,ktika salah seorang teman nge share dan muncul tepat d berandaku.aku sampai merinding membacanya..krna saya pun pengantin baru.dan tak bisa kubyngkn perasaan khlangan yg amat sgt menyakitkn krna ditinggalkn oleh org yg br saja mnikah dgn qt.smga mas acho dberi ktabahan dan ketawakalan untk mghdpi smua ni.saya yakin mba fika d alam sana bhagia..krna memiliki suami shaleh yg mendoakn dan merawat papa nya..
Two thumbs up untk mas acho..
-blogwalking-
another story from @Muhadkly
beda banget sama apa yg terlihat di TV kemaren dan cuap-cuapnya di twitter
unexpected
Ya ampun,bro…
StandUpNite#4 kemaren gw ketawa ngakak ampe air mata keluar dari hidung. Di balik sosok acho yang kocak ternyata terselip kisah ini.
Be strong,bro.
ini terlalu keren!
kerasa banget pesakitannya ~
saya kira perasaan kayak gini tuh cuma ada di dunia fanfiction aja…
taunya di dunia nyata juga ada, n lebih dalem ya!
keren!
semoga yang ditinggalkan selalu di kuatkan! amin
Memang gue cuma followers lo cho !
tapi gue pengen ngomong kalau lo benar – benar berkepribadian ganda.
Fika pasti bahagia saat bersama lo
Gue yakin ini yang terbaik untuk kalian
semangka
*haru*
Saya sedih dan merinding baca ini…
Tetap semangat ya mas Acho
Nangis baca ini, ga nyangka dibalik sosok tweet-tweet yg lucu ada kisah sendu seperti ini. Keep strong, you have a breaveheart…
Hi, aku barusan follow gara2 maen “Keluhannya apa?”. Aku ngikik baca tweet2 kamu yang lucu & bisa bikin aku terhibur dari patah hati (yang aku rasa seperti kiamat kecil).
Pas baca blog ini aku pengen nangis & sadar, ada jalan Tuhan yang kita gak ngerti.
Hebat banget, di balik kepedihan kamu bisa bikin orang lain ketawa2.
God with You
speechless..
selain haru, tidakkah orang-orang yg membaca tulisan ini merasa rindu pada orang yg dicintai?
What a slap in the face for me, the one who forgot how beautiful love is, & how precious life is. Thanks alot for sharing. It’s really an honour to find this blog. One Al-Fatihah sent to your wife. May her rest happily ever after. Keep being a comic, I really enjoy your jokes man!
Salam kenal.
lagi iseng ketik nama aku sendiri eh malah muncul ini di mbah google turut berduka cita yaa ;’) semoga fika yang disana dimuliakan oleh Allah SWT.. Beruntung Fika mempunyai suami seperti anda..
Deep condolences bro. This video might inspire you. Be tough.
Achong, gw ga kenal lo bro. Tapi lo sukses membuat gw yakin, orang yang nemenin gw sangat2 berharga dn berarti.
Gw salut, lo kuat sampe tamat nulis postingan itu….